Kepala BKPM Chatib Basri menyebutkan pasar Nigeria cukup besar, melihat jumlah penduduk yang mencapai 170 juta jiwa.
"Nah, yang kita mau coba manfaatin dari sana itu kita mau mendorong orang Indonesia itu untuk investasi di sana," ujarnya saat menghadiri rapat koordinasi terkait investasi dan ekspor di kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (12/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan memang saya ambil contoh misalnya produk-produk pasar domestik atau orientasi pasar domestik, kalau saya boleh sebut misalnya itu Indomie itu doing well di sana," jelasnya.
Salah satu contoh perusahaan yang sudah berinvestasi ke Nigeria adalah PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA). Pengusaha Indonesia bisa bekordinasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang meliputi wilayah tersebut.
"Cukup banyak lakuin MOU itu juga Garuda. Ya ini masih di tingkat pemerintahan, tapi ini bisnisnya sudah mulai masuk ke sana," cetusnya.
Diketahui, saat ini sedang berlangsung rapat koordinasi untuk pembahasan investasi dan ekspor. Berdasarkan pantauan detikfinance rapat dihadiri oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Syarif Cicip Sutardjo, Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurti, Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar dan dipimpin oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa.
(ang/ang)











































