Langkah Boeing ini, berbeda dengan pesaingnya, Airbus, yang tidak akan menggunakan baterai lithium untuk pesawat terbarunya A-350.
"Kami (Boeing) yakin dengan keamanan dan kehandalan dari baterai lithium Boeing 787 Dremaliner," tutur juru bicara Boeing, Marc Birtel seperti dikatakan di APF, Sabtu (16/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pesawat 787 Dreamliner di seluruh dunia harus dikandangkan karena terjadi gangguan pada baterai lithium. Hal tersebut bermula dari beberapa pesawat 787 Dreamliner harus mendarat darurat karena gangguan baterai.
Sementara itu, Airbus tetap tidak akan menggunakan baterai lithium untuk pesawat terbarunya, A350. "Pesawat terbaru (A350) akan dikirimkan kepada pemesan tanpa baterai lithium," tutur sumber AFP.
(hen/ang)











































