Dana Akusisi Inalum Rp 7 triliun Masih Belum Jelas

Dana Akusisi Inalum Rp 7 triliun Masih Belum Jelas

Rista Rama Dhany - detikFinance
Senin, 18 Feb 2013 17:34 WIB
Dana Akusisi Inalum Rp 7 triliun Masih Belum Jelas
Jakarta - Pemerintah bersikeras ingin mengakusisi penuh PT Inalum dengan menebus kepemilikan saham 58,88% dari Nippon Asahan Alumunium Rp 7 triliun. Namun sampai saat ini dana tersebut belum jelas, padahal batas akhir pembayaran tersebut pada 1 Oktober 2013.

"Sumber daya akusisi Inalum Rp 7 triliun, Rp 2 triliunnya sudah diisetujui dalam APBN 2012. Namun yang Rp 7 triliun masih dalam pembahasan dengan DPR," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat, di Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/2/2013).

Dikatakan Hidayat, awalnya dengan Kementerian Keuangan disepakati mekanisme Rp 7 triliun melalui skema PIP (Pusat Investasi Pemerintah).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun mekanisme tersebut tidak disetujui oleh DPR, jadi ini masih dalam pembahasan lagi, tapi kami optimis bisa membayar sesuai target, tahun ini pasti cair dananya," tegas Hidayat.

Sebelumnya Hidayat menjelaskan, alasan pemerintah ingin menguasai 100% saham PT Inalum yakni industri almunium memiliki prospek yang baik.

"Selain itu induustri smelting memiliki profiitabilitas yang tinggi, PT Inalum adalah satu-satunya peruusahaan peleburan alumunium di Asia Tenggara yang memiliki fasilitas lengkap serta pengambilalihan PT Inalum dapat menjadi langkah menuju integrasi ingustrialisasi Indonesia," tandas Hidayat.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads