"Sumber daya akusisi Inalum Rp 7 triliun, Rp 2 triliunnya sudah diisetujui dalam APBN 2012. Namun yang Rp 7 triliun masih dalam pembahasan dengan DPR," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat, di Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/2/2013).
Dikatakan Hidayat, awalnya dengan Kementerian Keuangan disepakati mekanisme Rp 7 triliun melalui skema PIP (Pusat Investasi Pemerintah).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Hidayat menjelaskan, alasan pemerintah ingin menguasai 100% saham PT Inalum yakni industri almunium memiliki prospek yang baik.
"Selain itu induustri smelting memiliki profiitabilitas yang tinggi, PT Inalum adalah satu-satunya peruusahaan peleburan alumunium di Asia Tenggara yang memiliki fasilitas lengkap serta pengambilalihan PT Inalum dapat menjadi langkah menuju integrasi ingustrialisasi Indonesia," tandas Hidayat.
(rrd/dnl)











































