Batavia Air Tinggalkan Utang Rp 20 Miliar ke Angkasa Pura II

Batavia Air Tinggalkan Utang Rp 20 Miliar ke Angkasa Pura II

Zulfi Suhendra - detikFinance
Selasa, 19 Feb 2013 14:18 WIB
Batavia Air Tinggalkan Utang Rp 20 Miliar ke Angkasa Pura II
Jakarta - Usai putusan pailit, maskapai penerbangan Batavia Air meninggalkan utang sekitar Rp 20 miliar kepada operator bandara yaitu PT Angkasa Pura II.

Direktur Utama Angkasa Pura II Tri F Sunoko mengatakan, utang Batavia Air ini mencakup biaya sewa kantor, serta peralatan-peralatan milik Batavia Air yang saat ini masih ada dan tidak beroperasi di beberapa bandara milik Angkasa Pura II. Selain itu, Batavia juga mempunyai utang biaya parkir pesawat di bandara.

"Utangnya ya kasarnya sampai Rp 20 miliar totalnya termasuk office (kantor), bukan parkir saja. Saya belum tahun angka lebih," ungkap Tri saat ditemui selepas acara STFC Seminar Cargo Village Soekarno Hatta di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (19/2/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tri mengungkapkan, saat ini semua kewenangan mengenai Batavia Air berada di bawah kurator. Sampai saat ini belum ada penjelasan kapan utang-utang ini akan dibayar.

"Nanti dibicarakan lagi dengan kuratornya. Pesawatnya belum boleh dicabut dulu sebelum kurator mengizinkan. Mengizinkan berarti pembicaraan dengan AP II sudah clear. Kan nanti kurator duduk sama-sama. Nanti ada agreement baru nanti dilepas," lanjutnya.

Seperti diketahui, pasca pailit, jumlah total utang Batavia Air mencapai Rp 1,2 triliun. Sisa kas yang masih tersedia di rekening maskapai tersebut tinggal Rp 1 miliar.

"Saya mendapatkan informasi dari tim kurator, mereka minta bantuan pengamanan aset Batavia Air di bandara karena total utang mereka Rp 1,2 triliun dengan uang yang tinggal Rp 1 miliar," ungkap Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Muriatmodjo beberapa waktu lalu.

Kemenhub juga mengungkapkan, pasca diputus pailit, terdapat 150.000 penumpang eks Batavia yang telah memiliki tiket sepanjang 2013.

(zlf/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads