Pemangkasan ini setara dengan 10% dari total jumlah karyawan perusahaan. Atas PHK ini, diperkirakan Danone bisa menghemat biaya operasional hingga 200 juta euro (Rp 2,4 triliun) dalam dua tahun ke depan.
Komisaris sekaligus CEO Danone, Franck Riboud, mengatakan omzet perusahaan di Eropa mengalami tekanan dari berkurangnya permintaan pelanggan, sehingga turun tipis 3% dari posisi tahun 2011 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski di Eropa stagnan, penjualan Danone di benua lainnya malah naik 10%. Sebanyak 60% dari total penjualan itu disumbang dari Rusia yang sekarang sudah mulai mendekati Prancis dalam hal konsumsi.
Manajemen Danone menambahkan, pemangkasan karyawan ini akan dilakukan dengan relokasi pegawai dan pengunduran diri secara sukarela. Atas rencana penghematan ini, saham Danone naik 1,67% di bursa Paris.
(ang/ang)











































