Ketua Komite Afrika Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Mintardjo Halim mengatakan, belum ada rencana investasi sektor khusus yang sedang direncanakan. Namun yang pasti, tawaran lahan tersebut adalah peluang yang bagus.
"Kita harus lihat strateginya bagaimana menghadapi ini. Karena ini harus menguntungkan juga buat kita. Kan kita bantu dia kalau investasi ke sana. Tapi kembali lagi, sebenarnya kita perlu apa. Minta apa ke mereka supaya ada win win solution. Kita pikirkan matang-matang," kata Mintardjo usai bertemu Menteri Perindustrian MS Hidayat di kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (22/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lahan 4 juta hektar itukan bisa menanam kelapa sawit, bisa menanam kakao, kan di sana daerah tropis. Kan nggak mungkin semuanya sawit, tergantung kita, bisa menanam yang lain, kalau butuh food security ya bisa nanam yang lain," lanjutnya.
Mintardjo mengatakan, paling tidak Maret ini sudah dapat diputuskan apa yang dapat diinvestasikan di lahan milik Nigeria tersebut. "Ya secepatnya, tahun inilah. Maret mungkin akhir Maret kita akan mematangkan pola-polanya," pungkasnya.
Seperti diketahui, Nigeria saat ini sedang gencar mencari para investor asing untuk mengembangkan perkebunan sawit. Alasannya, negara itu saat ini sangat membutuhkan minyak goreng dalam jumlah yang besar.
(zlf/dnl)










































