RI dan Malaysia Berlomba Tarik Investasi dari China

RI dan Malaysia Berlomba Tarik Investasi dari China

- detikFinance
Kamis, 28 Feb 2013 10:02 WIB
RI dan Malaysia Berlomba Tarik Investasi dari China
Foto: Reuters
Jakarta - China saat ini menjadi negara yang ekonominya melesat tinggi di dunia. Banyak negara berkembang berlomba untuk menarik investasi dari negeri tirai bambu tersebut, contohnya adalah Indonesia dan Malaysia.

Nilai perdagangan dua arah Indonesia dan China pada tahun 2012 diperkirakan mampu menembus nilai US$ 66,6 miliar atau meningkat 9,4 % dari 2011. Trend peningkatan juga terlihat dari besaran total investasi China di Indonesia tahun ini, yang berdasarkan data China-ASEAN Business Council (CABC) melonjak hingga mencapai US$ 2,02 miliar, serta peningkatan jumlah wisatawan RRT yang mencapai 840 ribu orang.

Dubes RI untuk China merangkap Mongolia Imron Cotan sebelumnya pernah mengharapkan pengusaha China untuk tidak hanya melakukan transaksi jual-beli, namun juga berinvestasi di bidang pembangunan infrastruktur Indonesia khususnya yang tercakup dalam program MP3EI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah Indonesia menargetkan nilai perdagangan dengan China mencapai US$ 80 miliar di tahun 2015, penanaman investasi tahunan mencapai US$ 2 miliar, serta kunjungan wisatawan China ke Indonesia sebesar 1 juta orang pada tahun 2013.

Sementara dikutip dari Chinadaily, Kamis (28/2/2013), Malaysia juga tengah gencar untuk menarik investasi dari China. Negeri jiran ini menargetkan investasi dari China tahun ini untuk sektor manufaktur.

Untuk memperkuat investasi China ini, Malaysia membangun kawasan industri di Kuantan wilayah Pahang. Lahan seluas 1.500 acre ini didirikan untuk menampung investasi dari China.

Potensi investasi yang ditawarkan Malaysia ke China adalah untuk alumunium, besi, dan petrokimia. Menteri Industri dan Perdagangan Malaysia Mustapa Mohamed mengatakan, akan banyak perusahaan China yang berinvestasi di kawasan industri tersebut.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads