Salah satu pesawat Boeing kembali mengalami insiden. Kali ini milik maskapai dalam negeri, Lion Air, yang gagal mendarat di Bandara Ngurah Rai.
Kejadian ini bukan yang pertama kali, tapi merupakan salah satu dari cerita panjang soal kecelakaan yang pernah menimpa Boeing. Tahun ini saja, sudah lima pesawat Boeing mengalami insiden dari empat maskapai yang berbeda.
Ingin tahu insidennya seperti apa? Klik tautan di bawah ini untuk melihat hasil penelusuran detikFinance, Senin (15/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Percikan Api di 787 Dreamliner milik Japan Airlines (JAL)
|
|
Kebakaran terjadi setelah baterai dalam sistem daya tambahan Japan Airlines meledak sekitar pukul 10.30 waktu setempat tak lama setelah penumpang turun.
The Federal Aviation Administration and the National Transportation Safety Board atau Badan Keselamatan Transportasi Nasional langsung melakukan investigasi guna mencari tahu penyebab Boeing terbaru itu bisa terbakar.
Kebocoran Bahan Bakar di 787 Dreamliner milik Japan Airlines (JAL)
|
|
Penerbangan 787 milik Japan Airlines dari Boston ke Tokyo pun dibatalkan karena adanya kebocoran bahan bakar ini.
Muncul Asap di 787 Dreamliner milik All Nippon Airways (ANA)
|
|
Pengawas Keamanan Transportasi AS yang sudah melakukan investigasi melaporkan adanya retak di kaca kokpit pada pesawat 787 milik ANA Dreamliner setelah melakukan penerbangan domestik di Jepang.
Tak mau ambil risiko, dua maskapai penerbangan besar asal Jepang ini, yaitu ANA dan JAL 'mengandangkan' Boeing 787 Dreamliner miliknya sampai dinyatakan aman untuk terbang.
Muncul asap di Kokpit Boeing 777 Korean Air
|
|
Namun kapten pesawat mengontak Bandara Narita untuk melakukan pendaratan darurat karena ada asap yang muncul di kokpit pesawat saat terbang 175 kilometer dari Narita. Dilaporkan stasiun televisi NHK, terlihat percikan api yang muncul mesin saat pesawat tersebut mendarat di bandara tersebut.
Pesawat 737 800 NG milik Lion Air gagal mendarat
|
|
Sebanyak 101 penumpang dan 7 awak selamat. Belum diketahui apa penyebab pesawat itu jatuh. Pesawat pabrikan Amerika Serikat (AS) itu terbang dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Pesawat dianggap laik terbang.
Ketika pesawat hendak mendarat di runway Ngurah Rai, entah bagaimana pesawat menukik dan mendarat keras di laut sebelum mencapai runway. Padahal pesawat ini merupakan produksi baru 2012 yang diterima Lion Air pada Maret 2013.
Halaman 2 dari 6











































