Hidayat mengatakan, pihaknya akan menjelaskan kepada calon investor HP bahwa pemerintah bisa menanggulangi maraknya HP ilegal yang beredar saat ini. Para investor takut karena harus bersaing dengan barang ilegal (black market) yang tak membayar pajak dan harga yang miring.
"Kalau ada investasi di bidang itu, gadget, di sektor itu, maka permintaan mereka kita jelaskan kalau Indonesia bisa menanggulangi ilegal impor karena itu (ilegal impor) unfair," kata Hidayat saat ditemui disela-sela acara Rapat Kerja Kementerian Perindustrian, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (22/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini investor HP yang sudah komitmen masuk Indonesia, adalah perusahaan pembuat komponen iPhone dan iPad asal Taiwan, Foxconn. Foxconn rencananya akan membangun pabrik HP tahun ini juga dengan menggandeng mitra lokal Agung Sedayu.
(hen/hen)











































