Perusahaan elektronika raksasa asal Jepang yakni Panasonic, berencana melakukan PHK terhadap 5.000 karyawannya, di tengah guncangnya kondisi perusahaan yang mengalami rugi besar tahun lalu.
Dikutip dari AFP, Kamis (30/5/2013), PHK akan dilakukan kepada pegawai di divisi otomotif dan sistem industrial. Lewat PHK, maka jumlah karyawan pada divisi yang memproduksi chip memori untuk sistem navigasi mobil tersebut pada 2016 mencapai 111.000 orang.
Rencana pemangkasan karyawan ini dilakukan kurang dari sebulan setelah Panasonic mengumumkan kerugian 754,2 miliar yen (US$ 7,5 miliar) atau sekitar Rp 71 triliun pada tahun fiskal Jepang 2012 yang berakhir Maret 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah PHK karyawan yang dilakukan Panasonic merupakan bagian dari perbaikan industri elektronika di Jepang yang saat ini tengah dihantam kelesuan akibat salah strategi.
(dnl/hen)
