Hal ini terjadi karena adanya kesepakatan bisnis dengan salah satu produsen handphone asal Taiwan yakni Foxconn yang akan berinvestasi di Indonesia.
"Jadi 2,5 tahun lagi saya berjanji HP akan diproduksi di nasional. Tahun ini ada join venture bisnis to bisnis (Foxconn dengan Agung Sedayu Group)," ujar Hidayat di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (20/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap tahun kita impor hampir US$ 5,5 miliar dengan total 50 juta ponsel yang masuk belum lagi selundupan. Sehingga kita akan kurangi defisit perdagangan yang selama ini besar juga karena impor ponsel," cetus Hidayat.
Sebelumnya Hidayat mengatakan, Foxconn selaku produsen komponen iPad dan iPhone akan masuk ke Indonesia akhir tahun ini. Foxconn akan menggunakan lahan milik Agung Sedayu Grup di Jawa Barat seluas 50 hektar.
(wij/dnl)











































