MS Hidayat Bakal Pamer Mobil Murah di Trade Expo Kemayoran

MS Hidayat Bakal Pamer Mobil Murah di Trade Expo Kemayoran

Wiji Nurhayat - detikFinance
Kamis, 20 Jun 2013 13:39 WIB
MS Hidayat Bakal Pamer Mobil Murah di Trade Expo Kemayoran
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pada 16-20 Oktober 2013 Kementerian Perdagangan akan menggelar acara Trade Expo Indonesia (TEI) yang ke-28 di JIExpo, Kemayoran. Dalam pameran ini, mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) akan dipajang dan diluncurkan.

"Kami akan launching produk otomotif mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) yang akan kita pamerkan produk dalam negeri itu di TEI 2013," ungkap Menteri Perindustrian MS Hidayat saat memberikan sambutan dalam jumpa pers TEI 2013 di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Jumpa pers ini juga dihadiri juga oleh Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi, serta perwakilan Kadin dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Sementara itu Gita Wirjawan senang atas usulan Hidayat dan optimistis TEI akan bergairah dengan adanya mobil murah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perindustrian juga sudah menggulirkan industri mobil ramah lingkungan. Kita harus meng-gangnamkan diri kita sendiri dan kalau bisa produk kita masuk ke otomotif dan elektronik sehingga bisa membantu postur neraca perdagangan kita," katanya.

Gita mengatakan, pihaknya membidik transaksi sebesar US$ 2 miliar di acara tahunan ini. Diperkirakan pembeli utama untuk pameran ini akan datang dari negara non tradisional seperti Amerika Latin dan Afrika. Jumlah transaksi meningkat dari pergelaran acara yang sama tahun lalu sebesar US$ 1 miliar dengan makin banyaknya pembeli (buyers) yang dibidik.

"Tahun lalu ada 5.630 buyers dengan 600 buyers dari Nigeria dan Afrika Selatan. Kita harapkan tahun ini juga mereka akan datang. Sedangkan dari jumlah transaksi tahun lalu US$ 1 miliar, US$ 700 juta datang dari negara non tradisional seperti negara Amerika Latin dan Afrika sehingga kita harapkan ini juga terjadi. Tetapi kita harapkan pembeli dari Singapura dan Prancis juga datang," tutur Gita.

(wij/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads