Diproyeksi, LEN bisa membangun dengan kapasitas 60 Mega Watt (MW) melalui investasi sebanyak Rp 450 miliar. Menurut Direktur Administrasi dan Keuangan LEN, Andra Yastrialsyah Agussalam, pembangunan pabrik ini rencananya dimulai September 2013. Namun, LEN masih menunggu kebijakan tarif untuk listrik dari solar cell.
"Tinggal menunggu kesiapan tarif, mitra kami harus bisa menyerap itu," ucap Andra kepada wartawan dalam diskusi di Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (22/6/20130.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
LEN sendiri ingin membangun industri solar cell. Untuk pembangunan ini, pihaknya ingin menggandeng mitra untuk menyerap produknya. Disamping invetasi yang cukup besar.
"Pabriknya kemungkinan ada di sekitar Karawang dan Purwakarta. Kita ingin ada mitra. Kita nggak bangun sendiri, kita sedang bicara dengan PLN," tambahnya.
LEN sendiri sudah terlibat pembangunan komponen solar cell seperti di jalan tol dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya.
(feb/ang)











































