Sementara nilai penjualan produk-produk Louis Vuitton sepanjang semester I-2013 mencapai 13,7 miliar euro. Selain Louis Vuitton, LVMH saat ini juga menjual produk perhiasan bermerek Bulgari dan Christian Dior. Penjualan produk LVMH di Eropa memang mengalami penurunan karena krisis ekonomi, namun di Asia penjualannya tetap kuat.
Divisi fesyen dan produk-produk kulit LVMH, yang menjual barang-barang bermerek Louis Vuitton penjualannya hanya turun 1% pada periode tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merespons tuntutan ini, LVMH berencana langsung mengajukan banding karena menilai denda ini tidak berasalan. Dalam beberapa tahun terakhir, kedua perusahaan sudah terlibat dalam perseteruan, terutama sejak LVMH diam-diam membeli 17% saham Hermes secara bertahap di akhir 2010 lalu.
LVMH yang dipimpin oleh satu orang terkaya di Eropa, Bernard Arnault itu kemudian menambah kepemilikan sahamnya di Hermes menjadi 22,6%. Hal ini membuat menajemen Hermes berang dan menuduh Arnault ingin mengambil alih Hermes untuk dimasukkan ke koleksi merek-merek mewah miliknya.
Menurut regulator pasa keuangan Prancis, pelanggaran yang dilakukan LVMH adalah caranya membeli saham Hermes tersebut. LVMH sudah melakukan transaksi tukar saham dengan tiga bank. Jumlah sahamnya sedikit di bawah jumlah yang wajid dilaporkan kepada publik. Nilai denda yang diberikan ini merupakan yang tertinggi.
(dnl/dru)











































