Distributor BlackBerry Bangun Pabrik Ponsel Bareng Foxconn

Distributor BlackBerry Bangun Pabrik Ponsel Bareng Foxconn

- detikFinance
Kamis, 01 Agu 2013 09:17 WIB
Distributor BlackBerry Bangun Pabrik Ponsel Bareng Foxconn
Jakarta - Distributor dan penjual ritel telepon seluler (ponsel), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) siap bersanding dengan pabrikan besar asal China, Foxconn untuk sama-sama mendirikan pabrik rakitan perangkat ponsel.

Direktur Marketing and Communications Djatmiko Wardoyo mengatakan, kesiapan tersebut sebagai bentuk niat perseroan untuk bisa memangkas angka impor produk ponsel di Indonesia yang angkanya masih tinggi hingga 55-60 juta unit per tahun.

"Erajaya siap untuk Foxconn. Ada latar belakang untuk ini, salah satunya bahwa ada 55-60 juta unit hp masuk ke Indonesia dan 100% dari impor. Kita bangsa konsumen dan yang untung tetap luar, dari itu timbul keinginan untuk punya basis sendiri," ujarnya saat ditemui di Capital Residence, Jakarta, seperti dikutip Kamis (1/8/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, kesiapan tersebut harus dibarengi dengan dukungan pemerintah salah satunya dengan pemberian insentif. Pasalnya, tanpa adanya insentif kemungkinan harga produk hasil rakitan sendiri akan lebih mahal dibanding produk yang diperoleh dari impor. Pajak menjadi salah satu penyebabnya.

"Sebagai gambaran kalau impor hp hanya bayar PPN 10% selesai. Sementara kalau merakit sendiri ada sparepart masuk kena pajak, ongkos produksi, gaji pegawai, dan lain-lain. Bisa jadi kita punya pabrik tapi produknya harganya lebih mahal. Kita sebagai partner yang dijajaki siap asal ada insentif dari pemerintah," kata Djatmiko.

Menurutnya, sudah seharusnya pemerintah memberikan insentif terkait hal ini agar mimpi Indonesia punya pabrikan perakit ponsel bisa terwujud.

"Contoh di China, pemerintah memberikan lahan gratis, bangunan, infrastruktur semuanya gratis. Gaji pegawai disubsidi pemerintah selama 3 tahun, ini kan namanya bentuk dukungan," tandasnya.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads