Menko Perekonomian Hatta Rajasa menilai, langkah impor kedelai merupakan solusi jangka pendek untuk memenuhi stok dalam negeri. Karena, dari kebutuhan kedelai nasional 2,3 juta ton/tahun, pasokan dalam negeri hanya mencapai 700 ribu-800 ribu ton.
"Kalau nggak diimpor, ya harga tinggi, pedagang tahu tempe kita nggak bisa jualan," ucap Hatta saat ditemui di kantornya Jalan Lapangan Banteng Jakarta, Selasa (3/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan Hatta, pemerintah telah menugaskan Perum Bulog untuk membeli kedelai dari petani dengan harga wajar. Hal ini dilakukan untuk merangsang petani menanam kedelai sehingga produksi di dalam negeri ikut terangkat.
"Tempo singkat, penuhi kebutuhan, stabilkan harganya, jangka menengah produksinya dipenuhi. Ini udah berulang-ulang dibahas. Sudah ada Perpres yang keluar. Bulog membeli di harga tertentu," jelasnya.
(hen/dnl)











































