Lika-Liku Maskapai BUMN, Dari Rugi Hingga Pemecatan Dirut

Lika-Liku Maskapai BUMN, Dari Rugi Hingga Pemecatan Dirut

- detikFinance
Kamis, 05 Sep 2013 07:35 WIB
Lika-Liku Maskapai BUMN, Dari Rugi Hingga Pemecatan Dirut
Jakarta -

Penghentian Pasokan BBM Pertamina ke Merpati

Pertamina menghentikan pasokan BBM jenis avtur ke maskapai Merpati pada Jumat pekan lalu. Penghentian ini dilakukan karena akumulasi utang avtur Merpati ke Pertamina telah melewati batas Rp 100 miliar.

Penghentian ini dilakukan untuk penerbangan yang berangkat dari Yogyakarta dan Surabaya. Berita terbaru, kedua belah pihak telah berhasil menuntaskan persoalan tersebut sehingga pasokan avtur kembali normal.

Pemecatan Dirut Merpati

Menteri BUMN Dahlan Iskan telah menghentikan 2 orang Direktur Utama Merpati. Pemberhentian pertama dilakukan kepada Direktur Utama Merpati, Sardjono Djoni Tjitrokusumo pada pertengahan tahun 2012 karena persoalan kinerja Merpati. Namun setahun berselang tepatnya 31 Juli 2013, Dahlan menghentikan Rudy Setyopurnomo dari jajaran dirut dengan alasan serupa. Dahlan kemudian memilih dan menunjuk Kapten Asep Ekanugraha sebagai nahkoda baru Merpati.

Merpati mau dilego

Menteri BUMN Dahlan Iskan sempat punya wacana menawarkan Merpati ke investor strategis. Langkah ini dilakukan sebagai alternatif penyelamatan Merpati dari likuidasi.

Namun hingga saat ini tidak ada investor yang serius menjajaki rencana ini karena utang Merpati yang telah mencapai Rp 6,5 triliun. Saat ini program restrukturisasi utang senilai Rp 6,5 triliun dan program penyelamatan Merpati ditugaskan kepada PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

Konflik Garuda Indonesia dan APII Soal Landasan Bandara

Maskapai Garuda Indonesia sempat menyalahkan pengelola Bandara Soekarno Hatta, PT Angkasa Pura II (persero) (APII) dengan menyebut kepadatan landasan atau runway bandara tidak mampu menahan armada barunya yakni Boeing 777-300ER saat kondisi 100% beban penuh untuk penumpang dan kargo.

Hal ini membuat Garuda Indonesia membatalkan penerbangan langsung Jakarta-London. Namun tudingan ini dibantah oleh AP II selaku pengelola bandara. AP II mengklaim runway miliknya telah mampu dan secara rutin didarati pesawat berbadan lebar seperti Boeing 747 dan Boeing 777 milik maskapai asing.

Garuda dan Merpati Rugi di Semester I-2013

Dua maskapai pelat merah, Garuda Indonesia dan Merpati memiliki kinerja keuangan negatif pada semester I-2013. Garuda Indonesia secara holding mencatat kerugian sebesar Rp 107 miliar pada semester I-2013. Sedangkan maskapai Merpati mencatat rugi lebih besar yakni sebesar Rp 413 miliar pada semester I 2013.

Aksi Mogok Karyawan

Maskapai Garuda Indonesia beberapa kali didera aksi mogok karyawannya. Pertama aksi mogok datang dari pilot Garuda Indonesia yang menuntut kenaikan gaji pada 2011. Aksi mogok ini dilakukan oleh Asosiasi Pilot Garuda (APG).

Mogok terakhir dilakukan oleh karyawan anak usaha Garuda Indonesia, PT Aerofood Catering Service (ACS) di Bandara Soekarno Hatta. Akibat peristiwa yang berlangsung pada 30 April 2013 ini beberapa penerbangan Garuda Indonesia tidak dapat fasilitas makanan.
Halaman 2 dari 7
(feb/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads