Salah satu perajin tahu di Sungao Bambu bernama Mukrom menuturkan, puluhan perajin tahu dan tempe memutuskan untuk melakukan mogok produksi sesuai arahan Ketua Umum Gakoptindo Aip Syarifuddin dan Sekretaris Gakoptindo Suyanto.
"Sesuai arahan Gakoptindo tertandatangan Aip Syarifuddin untuk melakukan mogok produksi selama 3 hari ke depan," ungkap Mukrom saat ditemui detikFinance di Gang Tempe, Sungai Bambu Jakarta Utara, Senin (9/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sanksi dalam peraturan tidak ada. Namun aksi ini katanya merupakan hasil rapat koordinasi untuk saling mengingatkan dan mengawasi sesama perajin," katanya.
Berikut ini isi selebaran tersebut:
- Waktu pelaksanaan (mogok) dimulai hari Senin pada jam 00:00 dan berakhir pada hari Rabu pukul 24:00,
- Untuk para perajin tempe diminta tidak merencanakan produksi yang akan dijual pada tanggal 9-11 September 2013,
- Kepada seluruh Kopti tidak diperkenankan untuk menjual kedelai ke perajin tempe mulai tanggal 5-8 September 2013 dan ke perajin tahu mulai tanggal 9-11 September 2013.
Dampak dari aksi mogok produksi ini, sebanyak 3 orang pegawainya menganggur dan tidak memproduksi tahu selama 3 hari penuh. Bahkan banyak diantara para perajin memutuskan untuk pulang kampung.
"Puluhan perajin pada nganggur, pabrik pada tutup dan banyak juga yang pulang kampung," katanya.
(wij/hen)











































