Demikian disampaikan Direktur Utama Merpati Kapten Asep Ekanugraha saat ditemui di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Senin (9/9/2013).
"Yogya masih dihentikan," ucap Asep.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada adjustable operational. Masih seperti itu. Operasional berjalan," jelasnya.
Pertamina memberi batas waktu hingga bulan September 2013 kepada Merpati untuk menyelesaikan tunggakan avtur hingga batas maksimum Rp 100 miliar. Ketika tunggakan yang disepakati berada di bawah level Rp 100 miliar, Pertamina akan memasok avtur secara penuh ke Merpati.
"Masih belangsung. Jadi yang kemarin sudah dibicarakan dan tutupnya sampai akhir September 2013. Makin cepat disepakati, makin cepat selesai," tegasnya.
Diakui Asep, posisi utang Merpati ke Pertamina terus berubah. Ia menegaskan utang Merpati harus terjaga di bawah Rp 100 miliar agar pasokan avtur tetap normal.
"Setiap hari berubah. Pokoknya setelah di bawah Rp 100 miliar. Semua open," tegasnya.
(feb/dru)











































