Untuk merangsang peningkatan konsumsi plastik di dalam negeri, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggelar pameran karet dan plastik. Selain itu, tujuan pameran dua komoditi tersebut untuk lebih memperkenalkan perkembangan industri karet dan plastik di dalam negeri, dan juga untuk meningkatkan daya saing.
"Terutama dalam upaya pengembangan industri plastik hilir dan karet hilir nasional di tengah kancah situasi dan kondisi ekonomi," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat dalam sambutannya membuka Pameran Industrik Karet dan Plastik di plasa Kemenperin, Jalan Gatot Subroto, Selasa (10/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pameran ini merupakan yang pertama kalinya digelar di kantor Kementerian Perindustrian, dan salah satu upaya untuk lebih mendorong industri kedua komoditi tersebut.
Hidayat mengungkapkan, prospek industri kedua komoditi tersebut cerah. Khusus untuk karet mengingat bergesernya konsumsi karet dunia dari Eropa dan Amerika ke Asia.
Selain itu, Indonesia memiliki potensi lahan perkebunan karet terluas di dunia yakni sekitar 3,4 juta hektar yang sebagian besar adalah perkebunan milik rakyat dengan produksi karet sebanyak 2,7 juta ton per tahun. "Hal tersebut merupakan peluang bagi industri karet internasional untuk terus berproduksi secara maksimal," katanya.
Pameran diselenggarakan di plasa kantor Kementerian Perindustrian di Jl Gatot Soebtoro, Jakarta mulai tanggal 10-13 September 2013, pukul 10.00-17 WIB.
(zlf/hen)











































