"Kami masih merugi karena kedelai yang kami pakai hari ini untuk produksi kami beli dengan harga Rp 10.000/kg," ungkap salah satu perajin tahu dan tempe Mukrom saat ditemui di Gang Tempe Sungai Bambu, Jakarta Utara, Rabu (11/9/2013).
Nantinya, saat menjual hasil produksinya, Mukrom akan menaikkan harga rata-rata sebesar Rp 50-500. Ia juga akan mengurangi ukuran tahu yang akan dijualnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun mengaku masih keberatan dengan harga kedelai sebesar Rp 8.450/kg. Menurutnya harga yang ideal di tingkat para perajin adalah Rp 7.000-7.700/kg.
"Harga yang bagus itu Rp 7.700-Rp 7.450/kg itu bisa menutup biaya produksi kalau Rp 8.450/kg masih banyak efisiensi yang harus kami lakukan. Kami ini kan perajin kecil yang hanya bisa produksi tahu dengan kedelai 50 kg setiap hari," katanya.
(wij/dnl)











































