"Ini pemerataan namanya. Freedom of Transportation," ungkap Direktur Utama BCA Finance, Rony Haslim kepada detikFinance, Rabu (18/9/2013).
Menurut Roni yang juga sekjen Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), aturan tersebut sudah disosialisasikan sejak lama. Aneh sekali menurutnya jika banyak kalangan yang protes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rony menjelaskan, setiap orang berhak memiliki sebuah mobil sebagai peningkatan taraf hidup. Tidak fair jika memang hanya menyalahkan produksi mobil.
"Setiap orang berhak punya mobil untuk peningkatan taraf hidup. Masak naik motor terus. Harusnya yang dipermasalahkan adalah penyediaan infrastruktur seperti jalan, dibuatlah jalan layang yang banyak agar tidak macet," ungkapnya.
"Metro Mini dan angkot-angkot yang ngetem sembarangan dibenahi. Masak orang dilarang sih punya mobil, itu kan tidak benar," imbuh Rony.
(dru/hen)











































