Jokowi: Mobil Murah Nggak Benar, yang Benar Transportasi Murah

Jokowi: Mobil Murah Nggak Benar, yang Benar Transportasi Murah

Ray Jordan - detikFinance
Kamis, 19 Sep 2013 13:54 WIB
Jokowi: Mobil Murah Nggak Benar, yang Benar Transportasi Murah
Jakarta - Program mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) ditolak keras oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Mobil murah tidak benar, yang benar adalah transportasi murah.

"Mobil murah itu nggak benar! Yang benar itu transportasi yang murah," tegas Jokowi usai bertemu dengan para kepala daerah ibukota negara ASEAN di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2013).

Jokowi yakin, program mobil murah malah memperparah kemacetan di Jakarta. Meskipun ini adalah program pemerintah pusat yang berlaku secara nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lihat saja nanti pelaksanaannya, siapa yang paling banyak beli, di Jabodetabek atau tempat-tempat (daerah) yang lain," katanya.

"Kita itu lihat lapanganlah, lihat lapangan," tambahnya.

Jokowi menegaskan, sebaiknya pemerintah pusat lebih menyiapkan sarana dan prasarana untuk pengembangan transportasi murah bagi masyarakat ketimbang mobil murah. Itu yang dibutuhkan saat ini.

"Pemerintah itu harusnya menyiapkan tranportasi murah, tranportasi massal yang murah buat rakyat," jelasnya.

"Sekali lagi, mobil murah itu nggak benar, yang benar itu tranportasi yang murah," tambah Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan sudah mempersiapkan sejumlah peraturan daerah untuk membatasi 'banjir mobil murah'. Selain menyurati Wapres, Jokowi juga akan menerapkan perda yang mengatur kebijakan nomor polisi ganjil-genap hingga Electronic Road Pricing (ERP).

Namun masalahnya, ERP dan nomor polisi ganjil-genap itu tidak bisa diterapkan dalam waktu dekat. Semua kebijakan tersebut baru bisa berjalan jika transportasi massal untuk DKI Jakarta telah siap.

(jor/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads