Dubai akan punya bandara terbesar di dunia jika perluasan tahap tiga selesai dilakukan pada 2030 nanti.
"Ini akan menjadi era baru bagi Dubai dalam rangka jadi bandara terbesar di dunia," kata CEO Dubai Airports, Paul Griffiths, kepada CNBC, Kamis (19/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini mengukuhkan Al Maktoum International sebagai bandara dengan kapasitas terbesar di dunia. "Saya rasa masa depan industri aviasi Dubai, seperti sejak dimulai 1960, merupakan salah satu industri yang terus tumbuh positif," ujarnya.
Sejak 2010 lalu, bandara tersebut sudah bisa melayani pesawat kargo dan tak lama dibuntuti oleh maskapai-maskapai penerbangan murah alias low cost carrier. Wizz Air dari Hungaria siap terbang dan mendarat di bandara itu, begitu juga dengan tiga maskapai lainnya.
Al Maktoum International rencananya akan menggantikan peran bandara Dubai yang ada saat ini, meski demikian belum ada tanggal pasti untuk rencana itu. Bandara Dubai International sendiri saat ini juga sedang melakukan renovasi dengan biaya US$ 7,8 miliar (Rp 78 triliun) sehingga mampu melayani 100 juta penumpang per tahun di 2020.
Dubai International saat ini sudah menjadi bandara paling sibuk di dunia dengan pertumbuhan yang tinggi tiap tahunnya. Emirates saja dalam enam bulan pertama tahun ini sudah melayani 32,6 juta penumpang di bandara tersebut, naik 17% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Diperkirakan hingga akhir tahun ini bandara-bandara di dubai bisa melayani 65,4 juta penumpang, bisa menyamai jumlah penumpang di Bandara London Heathrow.
(ang/dnl)











































