Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Bambang Brodjonegoro mengatakan ponsel merupakan impor terbesar untuk sektor non migas. Jadi jika ingin kurangi impor dan sekaligus memperbaiki defisit transaksi berjalan, maka kurangi impor ponsel.
Ia meminta Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian agar peduli untuk hal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika penyulundupan dianggap sebagai masalah, menurut Bambang itu merupakan hal yang berbeda.
"Kalau mereka punya concern mengenai penyelundupan, ya ayo kita ngomong sama-sama. Penyelundupan itu jangan jadi alasan kita tidak lagi mengurangi impor, gitu," tegasnya.
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, salah satu menteri yang keberatan soal rencana kebijakan pengenaan PPn BM untuk produk ponsel termasuk smartphone. Ada beberapa alasan soal keberatan tersebut diantaranya risiko melonjaknya penyelundupan.
(mkj/hen)










































