Dasep mengatakan, untuk membangun atau membuat mobil listrik sport ini dibutuhkan dana di atas Rp 1 miliar. Ini mirip dengan mobil listrik Dahlan sebelumnya, yaitu Tucuxi, yang dibanderol Rp 1,5 miliar. Namun Dasep enggan menyebut jumlah pasti biaya pengembangan mobil listrik bernama 'Selo' ini.
"Biaya pengembangan di atas Rp 1 miliar. Kalau pastinya saya nggak bisa katakan," kata Dasep kepada detikFinance, Senin (23/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini mobil listrik tersebut sudah nangkring di rumah dinas Dahlan yang berlokasi di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan.
Namun belum tahu kapan Dahlan akan memperkenalkan mobil listrik ini. Selo, diambil dari nama dari bahasa Jawa yang memiliki arti batu. Selain Selo, Dahlan juga mendukung pengembangan mobil listrik versi Alphard, city car, dan bus.
(hen/ang)











































