Penyesuaian frekuensi penerbangan Garuda Indonesia tersebut dilaksanakan mengingat Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali akan ditutup sementara pada waktu tertentu untuk mengokomodir pendaratan pesawat - pesawat tamu kenegaraan.
"Selama periode waktu penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai tersebut, Garuda Indonesia tidak mengoperasikan sebanyak 139 penerbangan antara lain rute dari Bali menuju Narita, Osaka, Haneda, Singapura, Surabaya, Jogjakarta, Bandung, Lombok, Makassar dan beberapa penerbangan ke Jakarta," ungkap VP Corporate Cummunications Garuda Pujobroto kepada detikFinance, Rabu (2/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, ada 12 penerbangan yang mengalami perubahan rute. Seperti rute Cengkareng - Denpasar - Kupang diganti menjadi Cengkareng - Surabaya - Kupang, dan rute Cengkareng - Denpasar - Jayapura - Timika menjadi Cengkareng - Makassar - Jayapura - Timika.
Namun untuk jadwal penerbangan ke Denpasar diluar waktu dan tanggal - tanggal tersebut di atas, Garuda Indonesia akan beroperasi normal.
Bagi para pelanggan Garuda Indonesia yang merencanakan ke Denpasar, Bali pada kurun penyelenggaraan APEC CEO Summit 2013, dimohon melakukan pemesanan pembukuan sesegera mungkin.
Maskapai pelat merah itu menyampaikan permohonanan maaf sekiranya penyediaan kursi pada semua rute penerbangan Denpasar mengalami penurunan cukup besar yang dikarenakan penutupan bandara Ngurah Rai pada periode tersebut.
(wij/ang)











































