Direktur Utama PT Fireworks Indonesia Susan Tricia, selaku penyelenggara Palmex Indonesia 2013 menyatakan, pameran ini merupakan satu-satunya pameran industri kelapa sawit di Indonesia yang mengumpulkan industri hulu dan hilir serta industri pendukung lainnya secara bersamaan.
“Pameran ini telah menjadi referensi teknologi-teknologi terbaru bagi pelaku industri kelapa sawit,” kata Susan Tricia kepada wartawan usai pembukaan pameran di Medan International Convention Center di Santika Premiere Dyandra Hotel, Medan, Rabu (2/10/2013)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Berbagai teknologi yang meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja pabrik kelapa sawit dan juga untuk menambah produksi dalam waktu bersamaan serta ramah lingkungan,” kata Susan.
Salah satunya mesin Heavy Duty High Capacity EFB Press yang dipamerkan oleh YKL Engineering Group. Mesin ini dinyatakan mampu memeras biji sawit dengan maksimal sehingga tidak ada minyak yang tidak terperas.
Selain YKL Engineering Group, sederet perusahaan besar di industri minyak sawit di Indonesia maupun mancanegara memamerkan produk dan teknologi mereka seperti Krisbow Indonesia, Direktorat Jenderal Agro dan Hasil Hutan Departemen Perindustrian, Pupuk Kujang, Jebsen and Jessen, dan Kimberly Clark. Sedangkan beberapa brand yang antara lain: Brevini, Krisbow, LG Industrial System, Fuji Electric, Siemens, Grundfos, dan Renold.
“Selain memamerkan produk dan teknologi terkini untuk industri kelapa sawit, Palmex Indonesia juga merupakan even bagi para purchaser dan engineer untuk membeli atau mengganti mesin lama mereka dengan mesin baru, mengupdate wawasan mereka akan teknologi terbaru,” kata Susan.
(rul/hen)










































