Pengusaha Erwin Aksa yang juga Wakil Ketua Kadin UKM mengatakan kondisi di AS akan sangat mempengaruhi ekspor Indonesia. Terutama untuk beberapa sektor seperti garmen (pakaian jadi) dan komponen otomotif.
"Garmen, karena itu yang paling besar, komponen otomotif juga sebagian dan beberapa sektor yang terkait dengan kebutuhan mereka di sana," ungkapnya saat ditemui di Bali Internasional Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Jumat (4/10/2013)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena program pelayanan seperti custom ataupun juga pelayanan publik mereka kan berhenti ya, jadi pasti ada gangguan dari sisi teknis pelaksanaan ekspor impor mereka," jelas Erwin.
Saat ini, menurut Erwin dampaknya belum terasa signifikan. Akan tetapi jika terus berlanjut, maka dampak untuk ekspor dari Indonesia akan semakin besar. "Saya kira kalau panjang, gangguan pemerintah besar seperti begini ya akan ada gangguan, semoga tidak berlarut ya," ujarnya.
(mkj/hen)











































