Ini untuk menekan dominasi Boeing di pasar penerbangan Jepang, pasca masalah pada Boeing jenis Dreamliner.
JAL menyatakan telah menandatangani perjanjian pembelian yang isinya 18 unit pesawat A350-900 dan 13 A350-1000, dengan opsi penambahan 25 unit pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Airbus mulai gencar masuk ke Jepang setelah rival JAL, yaitu All Nippon Airways (ANA), sempat mengalami permasalahan dengan Dreamliner.
"Karena sejumlah masalah pada Dreamliner, JAL ingin menghindari risiko. Sektor penerbangan adalah industri global, jadi sangat alami bila JAL ingin mengamankan sumber pesawatnya," tutur Analis Mitsuru Miyazaki dikutip dari AFP, Senin (7/10/2013).
JAL memilih A350 karena lebih irit bahan bakar. Kesepakatan JAL ini terjadi setelah pemerintah Jepang memberikan ANA 11 jadwal take-off dan landing di bandara Haneda, Tokyo.
(dnl/ang)











































