Ketua Kadin: Kami Memang Ingin Tak Ada Lagi Subsidi Listrik

Ketua Kadin: Kami Memang Ingin Tak Ada Lagi Subsidi Listrik

Wiji Nurhayat - detikFinance
Kamis, 17 Okt 2013 15:47 WIB
Ketua Kadin: Kami Memang Ingin Tak Ada Lagi Subsidi Listrik
Jakarta - Pemerintah memutuskan pada tahun 2014 akan mencabut subsidi listrik untuk Industri, khususnya untuk golongan I-IV. Bagi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto tidak ada masalah dengan keputusan pemerintah tersebut.

"Dari dulu memang Kadin soal subsidi itu kita menginginkan tidak ada lagi subsidi, kita ke harga internasional saja. Itu posisi Kadin. Harusnya menyeluruh, subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) juga dihilangkan," tegas pria yang akrab disapa SBS ini ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (17/10/2013).

Menurutnya, bila subsidi listrik dicabut maka harga produk akan naik tetapi tidak signifikan. Hal ini karena hanya 15%-20% biaya produksi industri disumbang dari listrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dampaknya sih sebetulnya nggak besar karena bahan bakar itu kan dari biaya produksi hanya sekitar 15%-20%. Jadi kalau naik, hanya naik beberapa persen. Sebenarnya secara total tidak besar. Tapi yang kita pertanyakan, sebenarnya banyak yang bisa dilakukan PLN agar lebih efisien, dengan penggunaan BBM untuk diesel kan bisa diganti dengan gas. Langkah-langkah itu harus dilakukan," katanya.

Hingga saat ini pihak pengusaha belum diajak berbicara soal keputusan mencabut subsidi listrik untuk industri tahun depan. Kadin menginginkan agar institusi terkait segera membicarakan masalah ini agar tidak ada efek yang besar karena ketidakpastian perekonomian dunia.

"Belum bicara. Nggak tepat karena situasi dunia sedang begini. Sekarang harusnya kita konsentrasi bagaimana menyehatkan perusahaan-perusahaan dulu. Jangan sampai nanti dampaknya sampai ke PHK (pemutusan hubungan kerja)," cetusnya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads