Amadeus, penyedia jasa teknologi untuk industri jasa perjalanan dunia memaparkan hasil riset menarik dari perkembangan penerbangan murah di dunia.
Dikutip detikFinance dari siaran persnya, Rabu (30/10/2013), hasil analisis Amadeus pada semester I-2013 menunjukkan Indonesia, India, Thailand, dan Malaysia menyumbang lebih dari 50% pertumbuhan kapasitas penerbangan murah global yang tumbuh 6,8%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Asia sendiri penguasanya adalah Indonesia, dengan menyediakan kapasitas maskapai penerbangan murah yang mencapai 12,3 juta kursi. Disusul dengan India yang menyediakan 3 juta kursi dan Thailand yang menyediakan 2 juta kursi.
Asia menunjukkan pertumbuhan penerbangan murah paling tinggi dibandingkan wilayah lainnya.
"Pertumbuhan secara keseluruhan meningkat 28% menjadi 129 kursi maskapai penerbangan murah di semester I-2013," tulis Divisi Air Traffic Solution Amadeus.
Amadeus juga memaparkan, hasil penelitian terhadap ibukota dari beberapa negara yang menunjukkan pertumbuhan global didorong oleh negara-negara berkembang di Asia.
"Jakarta adalah ibu kota dengan pertumbuhan kapasitas kursi penerbangan murah yang tertinggi dibandingkan ibu kota negara lainnya dengan peningkatan 2,8 juta kursi atau 44% dibanding periode sebelumnya," jelas Amadeus.
Berikut total kursi penerbangan murah di ibu kota beberapa negara di Asia:
- Jakarta: Total kursi penerbangan murah 51%, pertumbuhannya 2,8 juta
- Bangkok: Total kursi penerbangan murah 26%, pertumbuhannya 1,2 juta
- Tokyo: Total kursi penerbangan murah 5%, pertumbuhannya 1,1 juta
- Kuala Lumpur: Total kursi penerbangan murah 52%, pertumbuhannya 1 juta
- Singapura: Total kursi penerbangan murah 29%, pertumbuhannya 800.000











































