"Harga kedelai masih kita beli dari distributor kedelai dengan harga Rp 9.500/kg atau tidak ada perubahan sama sekali dari habis yang demo-demo itu," kata Rejeh seorang perajin tahu tempe kepada detikFinance di Pusat Produksi Tahu dan Tempe Sungai Bambu, Jakarta Utara, Jumat (8/11/2013).
Rejeh mengatakan tingginya harga kedelai sudah terjadi sejak 3 sampai 4 bulan terakhir. Bahkan pada saat itu, para perajin rela melakukan mogok produksi selama 3 hari. Hal itu dilakukan sesuai arahan surat yang diberikan Gabungan Koperasi Tahu-Tempe Indonesia (Gakoptindo).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, menurut perajin tahu, Mukhrom mengatakan selain harga kedelai yang tinggi, kualitas kedelai saat ini dinilai kurang bagus. Padahal seharusnya dengan harga Rp 9.500/kg bisa mendapatkan kedelai dengan kualitas super.
"Kualitas kedelainya jelek sekali harganya masih Rp 9.500/kg. Biasanya dengan harga segitu, para perajin sudah bisa mendapatkan kedelai dengan kualitas bagus atau kelas supernya," katanya.
(wij/hen)











































