"Mobil murah terjual 7.000-9.000 unit sampai saat ini. Kita kan baru launch di September ya," kata Chief Group Treasury dan Investor Relation ASII Iwan Hadiantoro saat acara Workshop Wartawan Pasar Modal 2013 di Bandung, Jumat (8/11/2013).
Ia menjelaskan, saat ini sudah ada order booking sedikitnya 30.000 unit mobil murah keluaran Astra. Ditargetkan, hingga akhir tahun perseroan akan mampu menjual sedikitnya 30-40.000 unit mobil murah hingga akhir tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan mobil murah tersebut paling banyak diserap di Jabodetabek. Perseroan akan terus menyasar psar-pasar di seluruh Indonesia.
"Terbesar jenis Agya ya. Pasar terbesar Jabodetabek. Kita pasarkan di seluruh Indonesia, 50-60% di Jawa," terangnya.
Iwan menyebutkan, Astra berambisi untuk terus 'menyebarkan' mobil murah di Tanah Air. Tahun depan, perseroan menargetkan mampu menjual 100-120.000 unit mobil murah.
"Targetnya sih 100-120.000 ya tahun depan. Mudah-mudahan bisa lebih banyak," katanya.
Iwan menyebutkan, adanya mobil murah ini cukup menopang kinerja perseroan di bidang otomotif. Perseroan menjual mobil murah ini di kisaran harga Rp 70 jutaan hingga Rp 120 juta per unit.
"September-Oktober otomotif strong banget ditopang LCGC juga. Potensi pembelian mobil bekas tinggi sekali berharap bisa beralih dari mobil bekas ke LCGC sehingga penjualan bisa meningkat," kata Iwan.
(drk/hen)











































