Merpati Sulit Cari Partner Bisnis Karena Utangnya Mengerikan

Merpati Sulit Cari Partner Bisnis Karena Utangnya Mengerikan

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Selasa, 12 Nov 2013 16:53 WIB
Merpati Sulit Cari Partner Bisnis Karena Utangnya Mengerikan
Jakarta - Bisnis maskapai pelat merah PT Merpati Nusantara Airlines saat ini sulit berkembang karena terlilit utang Rp 6,5 triliun. Maskapai ini juga sulit mencari partner bisnis.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, pemerintah saat ini fokus membersihkan utang Merpati sehingga bisa mencari partner bisnis. Kreditur utang Merpati saat ini antara lain Angkasa Pura I, Pertamina, serta pemerintah.

"Selama ini tidak mungkin cari partner karena bukunya sudah ngeri ngeliat utang. Kalau bukunya sudah bersih maka bisa sama-sama mengembangkan Merpati. Misalnya nggak dapat partner kemungkinan terakhir, digabungkan ke Garuda. Ini juga tidak membebani Garuda karena utangnya sudah bersih," tutur Dahlan usai menghadiri rakor restrukturisasi Merpati di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (12/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

rapat koordinasi yang diketuai Menko Perekonomian Hatta Rajasa masih melihat potensi penyelamatan Merpati. Maskapai ini diberi peluang menyampaikan rencana bisnisnya dalam waktu 1 bulan ke depan.

"Dicarikan jalan keluar. Utang di pemerintah dijadikan saham, maka utang BUMN juga dijadikan saham. Kalau utang dijadikan saham maka bukunya bersih," jelas Dahlan.

Ketika program restrukturisasi melalui konversi saham disetujui pemerintah dan DPR. Merpati bisa menggandeng mitra untuk menambah pesawat dan memperluas rute-rute penerbangan perintis.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads