RNI akan menyulap lahan dan aset Kertas Leces menjadi pabrik gula baru. Persetujuan ini diberikan karena skema penyelamatan BUMN kertas ini tak kunjung berhasil bahkan berjalan lambat.
"Hidupnya sangat pelan. Karyawan nggak sabar. Ditutup pesangonnya dari mana? Nah, RNI mau ambil alih Leces. Kita bahas usulan RNI kalau diterima prosedurnya bagaimana," ucap Dahlan usai rapat pimpinan BUMN di Pusdiklat PLN Ragunan, Jakarta, Kamis (28/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"RNI ambil alih Leces akan didirikan pabrik gula. Indonesia swasembada gula nggak mungkin kalau nggak bikin pabrik baru. Kita baru bikin satu pabrik gula baru dan perlu lagi 15 pabrik gula baru. Saya tertarik usulan RNI bikin pabrik gula di lahan Leces," sebutnya.
Namun niat RNI ini bakal menghadapi tantangan. Kertas Leces ternyata punya beban utang yang mencapai Rp 1,5 triliun. Utang ini harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum mengakuisisi Kertas Leces karena bisa membebani RNI.
"Intinya saya setuju bangun pabrik gula di pabrik Leces tapi utang dicari jalan keluarnya. Misal ada utang ke negara bisa jadi saham," jelasnya.
(feb/ang)











































