Menurutnya, BUMN Indonesia melalui PT Garam (Persero) di Madura Jawa Timur telah mampu memproduksi garam dengan kualitas terbaik dan lebih banyak, untuk konsumsi rumah tangga maupun untuk industri dengan memanfaatkan teknologi terbaru.
Hal ini disampaikan Dahlan kepada usai acara ekspor pisang perdana ke Singapura, milik PTPN VIII di Subang Jawa Barat, Jumat (6/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan memanfaatkan teknologi berupa lapisan membran yang dipasang pada tambak garam, produksi garam bisa meningkat drastis. Bahkan waktu produksi dari air laut hingga menjadi garam bisa dipersingkat cukup signifikan.
"Itu bisa tingkatkan dengan teknologi itu. Dulu 40 hari baru jadi garam sekarang 7 hari bisa jadi garam," jelasnya.
Selain itu manfaat dari teknologi membran ini, garam yang dihasilkan semuanya berkualitas nomor 1. Padahal sebelumnya beberapa lapisan garam paling bawah harus dibuang akibat tercampur dengan tanah karena belum dilapisi membran.
(hen/hen)











































