Dahlan: Masak Garam Impor dari Australia

Dahlan: Masak Garam Impor dari Australia

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 06 Des 2013 14:44 WIB
Dahlan: Masak Garam Impor dari Australia
Subang - Menteri BUMN Dahlan Iskan menilai sudah sepatutnya Indonesia lepas dari ketergantungan impor garam khususnya jenis garam industri dari Australia. Ia meminta produksi garam yang dilakukan BUMN meningkat 3 kali lipat.

Menurutnya, BUMN Indonesia melalui PT Garam (Persero) di Madura Jawa Timur telah mampu memproduksi garam dengan kualitas terbaik dan lebih banyak, untuk konsumsi rumah tangga maupun untuk industri dengan memanfaatkan teknologi terbaru.

Hal ini disampaikan Dahlan kepada usai acara ekspor pisang perdana ke Singapura, milik PTPN VIII di Subang Jawa Barat, Jumat (6/12/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya minta produksi garam naik 3 kali lipat. Masak garam impor dari Australia," kata Dahlan.

Dengan memanfaatkan teknologi berupa lapisan membran yang dipasang pada tambak garam, produksi garam bisa meningkat drastis. Bahkan waktu produksi dari air laut hingga menjadi garam bisa dipersingkat cukup signifikan.

"Itu bisa tingkatkan dengan teknologi itu. Dulu 40 hari baru jadi garam sekarang 7 hari bisa jadi garam," jelasnya.

Selain itu manfaat dari teknologi membran ini, garam yang dihasilkan semuanya berkualitas nomor 1. Padahal sebelumnya beberapa lapisan garam paling bawah harus dibuang akibat tercampur dengan tanah karena belum dilapisi membran.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads