Jajaran bank yang memberi pinjaman antara lain Bangkok Bank PCL cabang Jakarta, The Siam Commercial Bank PCL, Indonesia Eximbank, DBS Bank Ltd., dan Deutsche Bank AG cabang Singapura. PT Bank DBS Indonesia akan bertindak sebagai Facility Agent.
Pinjaman berjangka waktu 7 tahun itu akan digunakan untuk membiayai belanja modal sehubungan dengan ekspansi Naphtha Cracker dari 600.000 KT menjadi 860.000 KT per tahun yang diperkirakan membutuhkan dana sebesar US$ 380 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada bulan November lalu, Perseroan telah menyelesaikan Penawaran Umum Terbatas dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu alias rights issue dengan jumlah dana yang diperoleh US$ 127,9.
Sebagian besar dana hasil rights issue ini ditambah dengan pinjaman tadi akan digunakan untuk ekspansi pabrik Naphtha Cracker.
(ang/hen)











































