70% Industri Ada di Pulau Jawa, Bagaimana Nasib Papua?

70% Industri Ada di Pulau Jawa, Bagaimana Nasib Papua?

Wiji Nurhayat - detikFinance
Kamis, 12 Des 2013 11:42 WIB
70% Industri Ada di Pulau Jawa, Bagaimana Nasib Papua?
Ilustrasi Foto: dok detikFinance
Jakarta - Sektor perekonomian di Indonesia nyatanya masih terpusat di Pulau Jawa. Menurut data Kementerian Perindustrian, 70% sektor industri ada di Pulau Jawa sedangkan 20% lainnya ada di Pulau Sumatera. Lalu bagaimana kondisi industri di kawasan timur Indonesia?

"Industri di Pulau Jawa itu 70%, 20% di Pulau Sumatera, dan sisanya sebanyak 10% tersebar di NTT, NTB, Papua dan Maluku. Boleh dikatakan industri di Papua dan Maluku sudah pasti inalillahi," ungkap Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun saat membuka Job Fair dan Loka Karya 2013 di Gedung Kementerian Perindustrian Jakarta, Kamis (12/12/2013).

Seperti Papua, dikatakan Alex Papua memiliki potensi sumber daya alam yang sangat berlimpah. Selama ini sumber daya alam Papua menjadi penyedia energi bagi mayoritas industri di Pulau Jawa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masalah yang membelenggu Papua selama ini adalah pembangunan sektor infrastruktur yang minim atau jauh tertinggal dibandingkan kawasan Indonesia lainnya.

"Papua itu penyedia bahan baku luar biasa. Contohnya gas tangguh, dia (Papua) bisa menghidupkan industri pupuk dan pertanian yang luar biasa di Pulau Jawa. Tetapi infrastruktur yang terbatas yang membuat Papua hanya jadi penonton. Masa bawa peti kemas dari Jakarta ke Papua jauh lebih mahal daripada Jakarta ke China. Ini kan masalah. Kalau bawa petikemas dari Jakarta ke Papua penuh tetapi kembali ke Jakarta kosong nah makanya harus ada industri," imbuhnya.

Mau tidak mau pemerintah harus bertanggung jawab dengan membangun akses dan infrastruktur di Papua. Bila tidak, Papua akan menjadi daerah tertinggal selamanya.

"Pembangunan infrastruktur itu tugas pemerintah bukan Kadin dan swasta. Hentikan politik yang terlalu besar ini dan konsentrasi ke pembangunan infrastruktur baru akan jadi dan jalan. Kalau tidak kita kiamat saja," cetus Alex.

(wij/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads