China dan Singapura Berkongsi Lahirkan Maskapai Murah

China dan Singapura Berkongsi Lahirkan Maskapai Murah

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 16 Des 2013 14:18 WIB
China dan Singapura Berkongsi Lahirkan Maskapai Murah
Singapura - Maskapai murah asal Singapura, Tigerair berkongsi dengan China Airlines melahirkan maskapai penerbangan baru di Taiwan. Maskapai murah ini akan punya modal awal TW$ 2 miliar atau Rp 675 miliar.

China Airlines akan menguasai saham mayoritas di maskapai penerbangan baru bernama Tigerair Taiwan tersebut yaitu sebanyak 90%, sedangkan Tigerair hanya mendapat 10% saham sisanya saja.

Dalam keterangan tertulisnya, Tigerair menyatakan anak usahanya tersebut akan terpisah dari operasional perusahaan tapi tetap memanfaatkan situs dan jaringan penjualan Tigerair.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kerjasama terbaru ini akan melebarkan sayap kami ke pasar-pasar yang belum terjangkau di Taiwan, Korea, dan Jepang," kata CEO Tigerair Koay Peng Yen dalama keterangan tertulis seperti dikutip AFP, Senin (16/12/2013).

Sementara Komisaris China Airlines, Sun Hung-Hsiang, mengatakan penggabungan antara pengalaman China Air dan keahlian Tigerair akan menjawab kebutuhan maskapai murah di Taiwan.

Belum lama ini, Taiwan juga baru kedatangan maskapai anyar bernama TransAsia Airways yang sudah mendapatkan izin terbang dari pemerintah setempat. Banyaknya maskapai baru bermunculan seiring tren naiknya permintaan di Asia.

Sekitar 12 maskapai murah melayani rute penerbangan dari dan ke Taiwan, di antaranya AirAsia asal Malaysia dan Peach Aviation asal Jepang.

Tigerair yang bermarkas di Singapura ini memang sedang berusaha melebarkan sayapnya di Asia sejak tahun lalu. Tahun lalu ia sudah membeli 33% saham maskapai asal Indonesia, PT Mandala Airlines.

(ang/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads