"Soal Merpati? Sekarang ini manajemen Merpati lagi diatur kembali, supaya dia bisa beroperasi kembali dan kita back up," ungkap Mangindaan saat ditemui usai acara MoU antara Ditjen Hubud dan Ditjen Energi Baru Terbaharukan tentang Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati Pada Bandara dan Pesawat Udara Secara Berkelanjutan di Gedung Karsa Kementerian Perhubungan Jakarta, Jumat (27/12/2013).
Ia berharap nantinya ada solusi permanen untuk menyelesaikan masalah Merpati. Bagi Mangindaan, rencana pembubaran Merpati bukan menjadi opsi terbaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mangindaan mengatakan, Merpati masih punya potensi untuk dikembangkan bisnisnya. Ini terbukti dari masih adanya ketertarikan investor untuk bekerjasama dengan Merpati. Ini menjadi peluang untuk membangkitkan Merpati dari keterpurukan.
"Potensi adanya 15 investor yang tertarik pada Merpati? Berarti Merpati masih bisa dipercaya kan. Masih dipercaya managemennya karena memang Pemerintah membackup Merpati jangan sampai bubar karena maskapai ini sayang sekali kalau dibubarkan kalau bisa dihidupkan kembali kita hidupkan kembali," cetus Mangindaan.
(wij/dnl)











































