Pengusaha Lokal Siap Pasok Kebutuhan Gula Bulog

Pengusaha Lokal Siap Pasok Kebutuhan Gula Bulog

- detikFinance
Selasa, 21 Jan 2014 13:08 WIB
Pengusaha Lokal Siap Pasok Kebutuhan Gula Bulog
Jakarta - Perum Bulog telah ditugasi Kementerian Perdagangan untuk mengamankan stok gula nasioanal sebanyak 350.000 ton di tahun 2014. Pemerintah memberikan dua opsi untuk mendatangkan gula kepada Bulog, baik melalui penyerapan gula lokal maupun mengimpor gula rafinasi.

Para pengusaha gula lokal mengaku siap untuk mensuplai Gula Kristal Putih (GKP) kepada Perum Bulog. Hal ini disebabkan stok gula nasioanal hingga akhir bulan Desember 2013 masih cukup tinggi. Stok gula nasional per tanggal 31 Januari 2013 adalah sebesar 1,2 juta atau lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2012 lalu yang hanya 900 ribu ton.

"Ada 1,2 juta ton di dalam gudang, silahkan ambil," ungkap Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Indonesia (AGI) Tito Pranolo saat berdiskusi dengan media di Gedung Gula Negara Tanah Abang Jakarta, Selasa (21/01/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia pun meminta Bulog agar lebih mengutamakan penyerapan gula lokal ketimbang mengimpor gula. Kehadiran Bulog sebagai salah satu pelaku pasar di pasar gula dengan menyerap gula lokal diharapkan akan membuat pasar lebih kompetitif.

"Pemerintah sudah melibatkan Bulog untuk menstabilisasi harga. Maka peran Bulog sebaiknya dilakukan dengan penyerapan gula dalam negeri. Kalau mengambil dari sana itu lebih baik. Atau kalaupun harus impor harus memperhitungkan situasi stok nasional," imbuhnya.

Ia berharap keputusan pemerintah dengan menunjuk Bulog sebagai stabilisator harga gula bukan hanya untuk jangka pendek. Lebih baik cara ini dilakukan untuk jangka panjang agar memudahkan perhitungan penyedia gula lokal untuk Bulog.

"Pemerintah ingin ada stabilisasi harga gula maka buffer stock harus ada. Persoalannya dari mana gulanya? Bisa dari domestik yaitu pabrik gula sendiri dan impor. Selama ini posisi itu belum jelas tentu responnya cukup sulit. Jadi harus ada kepastian. Keputusan pemerintah menjadi penting situasi gula mau dibuat seperti apa," cetusnya.

(wij/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads