Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Indonesia (AGI) Tito Pranolo menegaskan pasokan gula lokal untuk kebutuhan GKP di tahun 2014 cukup dan tak perlu impor.
"Saat ini stok awal di gudang pabrik gula 1,2 juta ton, tahun lalu hanya 900.000 ton atau 34% lebih tinggi. Dengan stok yang tinggi sehingga impor tahun 2014 tidak diperlukan," kata Tito saat berdiskusi dengan media di Gedung Gula Negara Tanah Abang Jakarta, Selasa (21/01/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, produksi gula eks tebu Januari-Mei 2014 diperkirakan mencapai 70.000 ton dan produksi GKP eks raw (gula mentah) sugar sisa 2013 sebesar 110.000 ton. Diperkirakan persediaan gula untuk lima bulan di awal 2014 mencapai 1,5 juta ton.
Pada Juni 2014, hampir semua pabrik gula diperkirakan akan melakukan giling secara keseluruhan. Jumlahnya cukup besar yaitu antara 2,5 juta hingga 2,6 juta ton. Dengan gambaran itu, maka stok sangat tinggi dan persediaan GKP cukup sehingga impor tidak diperlukan.
"Jumlah ini lebih dari cukup untuk persediaan. Bila gula rafinasi masuk ke pasar GKP maka persediaan gula akan melimpah," cetusnya.
(wij/hen)











































