Ada Stok 1,5 Juta Ton, Produsen Minta Tak Ada Impor Gula

Ada Stok 1,5 Juta Ton, Produsen Minta Tak Ada Impor Gula

- detikFinance
Selasa, 21 Jan 2014 14:58 WIB
 Ada Stok 1,5 Juta Ton, Produsen Minta Tak Ada Impor Gula
Jakarta - Pihak pengusaha gula nasional mendesak pemerintah agar tidak mengeluarkan kebijakan impor gula rafinasi tahun ini. Alasannya stok gula kristal putih (GKP) hasil dari tebu petani masih berlimpah hingga 1,5 juta ton.

Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Indonesia (AGI) Tito Pranolo menegaskan pasokan gula lokal untuk kebutuhan GKP di tahun 2014 cukup dan tak perlu impor.

"Saat ini stok awal di gudang pabrik gula 1,2 juta ton, tahun lalu hanya 900.000 ton atau 34% lebih tinggi. Dengan stok yang tinggi sehingga impor tahun 2014 tidak diperlukan," kata Tito saat berdiskusi dengan media di Gedung Gula Negara Tanah Abang Jakarta, Selasa (21/01/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain stok di gudang pabrik gula, ada juga stok gula yang tersimpan di pedagang grosir dan ritel yang diperkirakan sekitar 160.000 ton.

Sementara itu, produksi gula eks tebu Januari-Mei 2014 diperkirakan mencapai 70.000 ton dan produksi GKP eks raw (gula mentah) sugar sisa 2013 sebesar 110.000 ton. Diperkirakan persediaan gula untuk lima bulan di awal 2014 mencapai 1,5 juta ton.

Pada Juni 2014, hampir semua pabrik gula diperkirakan akan melakukan giling secara keseluruhan. Jumlahnya cukup besar yaitu antara 2,5 juta hingga 2,6 juta ton. Dengan gambaran itu, maka stok sangat tinggi dan persediaan GKP cukup sehingga impor tidak diperlukan.

"Jumlah ini lebih dari cukup untuk persediaan. Bila gula rafinasi masuk ke pasar GKP maka persediaan gula akan melimpah," cetusnya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads