Para penumpang penerbangan dari Bangkok menuju Oslo itu sudah berada di dalam pesawat yang tak lama lagi tinggal landas. Tiba-tiba salah satu petugas maskapai menemukan adanya kebocoran di tangki bahan bakar pesawat.
Menurut juru bicara ASA kepada Reuters, Rabu (22/1/2014), kebocoran itu disebabkan adanya salah satu katup bahan bakar yang longgar. Akhirnya para penumpang diminta turun kembali sementara pesawat diperbaiki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maskapai tersebut menolak untuk membeberkan lebih detil mengenai masalah di pesawat kebanggan Boeing tersebut. Si juru bicara juga menyerahkan masalah ini untuk dikomentari lebih lanjut oleh pihak Boeing.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada respons dari produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS) tersebut. Insiden kali ini merupakan salah satu dari serangkaian masalah yang sudah menimpa 787 di operator penerbangan yang berbeda.
Pesawat seri 787 ini pertama kali beroperasi di akhir 2011. Setahun berselang, pesawat ini dilarang terbang pada Januari 2013 setelah sistem kelistrikan dan battery (aki) pesawat mengalami masalah karena sering panas dan sempat menyebabkan kebakaran kecil.
Berikut ini aneka masalah yang pernah dialami pesawat 787 Dreamliner di berbagai maskapai berbeda. Klik di sini.
(ang/dnl)











































