Menhub Tak Mau Merpati 'Dimatikan', Ini Alasannya

Menhub Tak Mau Merpati 'Dimatikan', Ini Alasannya

- detikFinance
Senin, 27 Jan 2014 13:10 WIB
Menhub Tak Mau Merpati Dimatikan, Ini Alasannya
Jakarta - Pihak Kementerian Perhubungan tak ingin PT Merpati Nusantara Airlines 'mati' meskipun lilitan utangnya mencapai Rp 6,5 triliun. Apa alasannya?

Menteri Perhubungan (Menhub) EE. Mangindaan mengatakan, Merpati merupakan aset strategis negara, sehingga harus diselamatkan.

"Kita harus selamatkan Merpati karena ini aset. Bahwa dia punya utang dan sebagainya, itu urusan pihak (Kementerian) Keuangan. Tapi, saya sebagai bagian dari (Kementerian) Perhubungan, maskapai ini perlu kita selamatkan," ujar Mangindaan usai pengukuhan dewan pengurus baru Indonesian Maritime pilots association (INAMPA) di kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (27/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, Mangindaan mengatakan, sudah ada pemecahan rencana bisnis untuk penyelamatan Merpati. Rencana tersebut adalah dengan membentuk anak usaha yang akan menggaet investor. Dari anak usaha inilah, Merpati akan menyelesaikan utang-utangnya.

"Sehingga kemungkinan anak perusahaan itu bisa lebih berkembang, apalagi mereka sekarang berusaha ambil jalur luar negeri. Salah satu rencananya adalah jalur pesawat untuk umroh. Saya setuju sekali. Memang pesawat untuk umroh itu jumlahnya masih sedikit," kata Mangindaan.

"Kita menang nama, Merpati sudah punya reputasi sebagai maskapai yang besar bersama-sama Garuda. Jadi prinsipnya kita selamatkanlah," ujar Mangindaan.

(dnl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads