Penampakan 'Paus Angkasa' Si Pesawat Masa Depan

Penampakan 'Paus Angkasa' Si Pesawat Masa Depan

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 28 Jan 2014 08:32 WIB
Penampakan Paus Angkasa Si Pesawat Masa Depan
Jakarta - Apa yang terjadi jika seorang desainer dan penggila pesawat terbang duduk bersama sambil mengobrol santai? Beri mereka kertas dan pensil dan hasilnya akan menakjubkan.

Tidak perlu mencari dua orang yang berbeda, Oscar Viñals, adalah desainer asal Spanyol yang juga penggila pesawat terbang. Belum lama ini ia merilis sebuah desain pesawat terbang yang diklaim sebagai alat transportasi masa depan.

Pesawat ini tak hanya diklaim sangat hijau alias ramah lingkungan, tapi juga bisa mengangkut hingga 755 penumpang sekali jalan. Yuk kita lihat penampakannya seperti apa, seperti dikutip dari CNN, Selasa (28/1/2014).

Ramah Lingkungan

Pesawat ini dirancang supaya ramah lingkungan dan memakai sedikit bahan bakar ketimbang pesawat biasa. Meski serba hemat, namun pesawat ini bisa terbang dengan jarak sangat jauh berkat dua panel surya yang mennyalurkan tenaga matahari di kedua sayapnya.

Tak Perlu Landasan Panjang

Dalam niatannya menjadi serba hemat dan efisien, pesawat ini tidak membutuhkan landasan panjang karena bisa terbang vertikal seperti layaknya Harrier. Ada empat mesin baling-baling yang bisa berputar hingga 45 derajat untuk keperluan mendapat dan dorongan terbang.

Berbahan Ringan

Pesawat bernama Sky Whale ini menggunakan bahan yang terbuat dari campuran keramik dan serat komposit untuk mengurangi tekanan.

Lebih Aman

Dalam keadaan darurat, sayapnya akan memisahkan diri dari badan pesawat sambil membawa bahan bakar sehingga mengurangi risiko ledakan di kabin penumpang.

Lebih Besar dan Lapang

Pesawat berkabin tiga tingkat ini berukuran lebih besar dari pesawat komersial terbesar yang ada saat ini. Lebar pesawat ini mencapai 88 meter dibandingkan dengan Airbus A380-900 yang hanya 80 meter tapi saat ini masih pegang predikat pesawat komersial terbesar di dunia.

Bisa Otomatis Memperbaiki Diri

Sky Whale akan punya 'sayap aktif" yang bertenaga sistem tekanan hybrid turbo-electric. Selain itu sayap tersebut akan punya 'self-healing skin' alias kulit yang bisa menyembuhkan diri sendiri, teknologi yang saat ini masih belum tersedia di mana pun.

Kapan Dibangun?

Kombinasi dari semua desain ini pada akhirnya bisa mengurangi tekanan, konsumsi bahan bakar dan limbah nitrogen cair sehingga menjadikan Sky Whale sebagai pesawat paling ramah lingkungan yang pernah dirancang. Sekarang tinggal mencari orang yang mampu membangun dan mewujudkan pesawat ini.
Halaman 2 dari 8
(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads