Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura II Daryanto menjelaskan pihaknya akan patuh kepada instruksi pemerintah terkait keberlanjutan Merpati.
"Kita masih patuh kepada keputusan pemerintah, diberikan waktu untuk menyiapkan program restrukturisasi," kata Daryanto kepada detikFinance Kamis (6/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait keputusan tersebut, Daryanto mengatakan hal ini menjadi tanggungjawab General Manager Bandara Husein. Sedangkan kantor pusat AP II belum memberi atau mengeluarkan keputusan terkait berhentinya penerbangan Merpati.
"Bandara belum melakukan keputusan apapun sampai final tentang Merpati. Gimana kelanjutan Merpati," jelasnya.
Diakui Daryanto maskapai Merpati memang memiliki utang terhadap AP II selaku operator bandara. Namun Daryanto tidak menyebut berapa besar utang yang dimiliki Merpati. Ia optimis persoalan utang bisa terselesaikan.
"Nanti sebagaimana biasanya, penyelesaiannya oleh pemerintah. Kita akui Merpati punya kontribusi pada pengangkutan penumpang. Kita nggak saklek," terangnya.
(feb/dru)











































