Jokowi Siapkan Lahan 200 Hektar untuk Pabrik BlackBerry

Jokowi Siapkan Lahan 200 Hektar untuk Pabrik BlackBerry

Mulya Nur Bilkis - detikFinance
Jumat, 07 Feb 2014 12:50 WIB
Jokowi Siapkan Lahan 200 Hektar untuk Pabrik BlackBerry
Jakarta - Foxconn Technology Group asal Taiwan dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) hari ini menandatangani kerjasama investasi dengan Foxconn, yang merupakan produsen komponen iPad, iPhone, bahkan rencananya membuat BlackBerry di Jakarta.

"Kita menandatangani kesepakatan Foxconn memulai investasi di Jakarta," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Jumat (7/2/2014).

Jokowi mengatakan, pemerintah provinsi DKI Jakarta akan memfasilitasi untuk persiapan investasi Foxconn di Jakarta. Mulai dari perizinan hingga menyediakan lahan untuk Foxconn.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam kesepakatan tadi kita ingin membantu dalam bidang infrastruktur, perizinan, menyiapkan lahan yang dibutuhkan butuh 200 hektar. Untuk awal 20 hektar. Di KBN (Kawasan Berikat Nusantara) ada provinsi, komersial, BUMN, dan swasta," katanya.

Sebelumnya, Foxconn telah sepakat dengan BlackBerry (RIM) asal Kanada bekerjasama memproduksi telepon seluler pintar (ponsel) di Indonesia. Setelah keduanya mencapai kesepakatan, telepon seluler BlackBerry akan mulai didesain untuk pasar Indonesia.

BlackBerry menyebutkan, Foxconn akan membantu untuk mendesain perangkat keras (hardware) ponsel tersebut selama 5 tahun, sesuai dengan kesepakatan. Sedangkan BlackBerry sendiri akan tetap fokus pada pengembangan perangkat lunaknya.

Foxconn memang akan berinvestasi di Indonesia. Foxconn dengan label dagang Hon Hai Precision Industry menargetkan bisa mencapai kesepatakan dengan otoritas lokal Indonesia pada Februari 2014.

Mereka juga berencana, untuk melakukan joint venture dengan perusahaan lokal untuk melakukan pemasaran di Asia Tenggara, yaitu Erajaya Swasembada.

Pemerintah Indonesia secara resmi menyebutkan, Foxconn secara bertahap akan menanamkan modalnya di Indonesia dengan total US$ 10 miliar selama 5 tahun dengan menggandeng mitra lokal Erajaya Swasembada, dan pemerintah pun telah menawarkan insentif pajak atas investasi Foxconn.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads