"Untuk pabrik baru, periode 3-5 tahun saya katakan sekurang-kurangnya US$ 1 miliar," kata Chairman Foxconn Terry Gou usai MoU dengan Gubernur DKI Jakarta Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Jumat (7/2/2014)
Ia mengatakan, pembangunan pabrik Foxconn di Jakarta sangat penting untuk memberikan nilai tambah, sehingga Indonesia tak hanya mengekspor bahan mentah. Terry berkomitmen dengan pabrik Foxconn akan ada proses bahan mentah menjadi produk yang berteknologi tinggi, hingga produk jadi di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya punya daftar negara teratas untuk investasi termasuk Rusia, China, AS, Meksiko, Brasil, India, tetapi saya katakan bahwa masa depan dimulai di Indonesia," katanya.
Dalam kesempatan yang sama Jokowi mengatakan, pemerintah provinsi DKI Jakarta akan memfasilitasi untuk persiapan investasi Foxconn di Jakarta. Mulai dari perizinan hingga menyediakan lahan untuk Foxconn.
"Dalam kesepakatan tadi kita ingin membantu dalam bidang infrastruktur, perizinan, menyiapkan lahan yang dibutuhkn butuh 200 hektar. Untuk awal 20 hektar. Di KBN (Kawasan Berikat Nusantara) ada provinsi, komersial, BUMN dan swasta," kata Jokowi.
(hen/dnl)











































