Direktur Utama Merpati Capt. Asep Ekanugraha menjelaskan, ekspansi ini sejalan dengan potensi besar untuk melayani penerbangan umrah. Ia menampik rencana ini sebagai ajang unjuk kemampuan, setelah Merpati menjalani program restrukturisasi dan revitalisasi.
"Kami lihat potensi penerbangan umrah itu potensi yang bisa kita lakukan. Ini bukan sok-sokan terbang ke luar negeri," kata Asep dalam jumpa pers di sebuah rumah makan kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya rute ini akan menjadi salah satu mesin uang bagi Merpati. Termasuk akan memberdayakan pilot, teknisi, hingga pramugari Merpati yang ada saat ini.
"KSO (kerjasama operasi) itu jadi penggerak. Contoh pergerakan KSO umrah. Itu bisa jalan. Itu sedot kebutuhan training, pilot, pramugari, teknisi," sebutnya.
Untuk rencana ini, Merpati akan mengajukan izin kepada Kementerian Perhubungan selaku regulator penerbangan.
(hen/dnl)










































